"Ya Allah, Berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkan kami dari siksa Neraka"

Rabu, 31 Maret 2010

Indahnya Dalam Keluarga


By: agussyafii

Seorang suami mendekati gadis cantik disupermarket dan mengatakan, 'maaf saya kehilangan istri disini, bisa ngobrol sebentar, dua menit saja?'

'Kenapa?' tanya si gadis.

'Karena setiap ngobrol dengan gadis cantik, istri saya tiba-tiba muncul entah darimana..'

Begitulah cara suami menemukan istri bila kehilangan disupermarket, barangkali ini disebut dengan ikatan batin yang kuat, istri memiliki kepekaan terhadap suaminya demikian juga sebaliknya. ada yang menyebutkan menjadi pasangan suami istri adalah jodoh, sedangkan jodoh merupakan anugerah Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Setiap pasangan suami istri selalu saja mengalami goncangan dalam kehidupan. Biasanya dipikirkan sendiri, tiba-tiba dipikirkan berdua. Mertua ikut mikir, ipar-ipar juga mikir namun Allah menjanjikan sebuah kebahagiaan dan ketenteraman dalam keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Tidak ada satupun manusia dimuka bumi ini yang sempurna, maka tidak ada istri yang sempurna, tidak ada pula suami yang sempurna, tidak ada mertua yang sempurna maupun ipar yang sempurna. Maka setiap masalah yang muncul sebagai ranah pendewasaan bagi diri kita. Allah senantiasa meningkatkan kualitas hamba-hambaNya yang beriman dengan berbagai masalah kehidupan termasuk didalamnya masalah keluarga agar kita senantiasa memilih untuk meningkatkan kualitas diri kita menjadi lebih baik dan lebih bertaqwa. Mereka yang bersabar dalam menghadapi goncangan dan berbagai prahara dengan berpikir positif dan selalu mendekatkan diri kepadaNya, mereka inilah yang akan mampu membangun keluarganya menjadi keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah, keluarga yang tentram dan bahagia, dunia akherat. Itulah indahnya dalam keluarga.

---
Dan kebaikan apa saja yang kamu lakukan untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasan disisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya. (Surat Al-Muzzamil: 20).

Jumat, 26 Maret 2010

Makan Bawang Putih Mentah Bikin Jantung Sehat

Nurul Ulfah - detikHealth



Makan Bawang Putih Mentah Bikin Jantung Sehat

Jakarta, Para peneliti baru-baru ini mengumumkan bahwa bawang putih segar bisa melindungi jantung. Membiasakan konsumsi bawang putih segar bisa menghindarkan Anda dari kunjungan dokter akibat kena penyakit jantung.

Sejak dulu, bawang putih memang banyak dimanfaatkan oleh para ahli obat di seluruh belahan dunia. Di China dan India, bawang putih digunakan sebagai obat untuk menurunkan tekanan darah.

Hippocrates, bapak pengobatan moderen pun menggunakannya untuk mengatasi kanker serviks (kanker leher rahim). Louis Paster menjadikannya sebagai antibakteri dan antijamur, sedangkan Albert Schweitzer dari Afrika memanfaatkannya sebagai obat disentri.

Kini, para tim peneliti dari Cardiovascular Research Center at the University of Connecticut School of Medicine pun berhasil mempelajari khasiat bawang putih untuk jantung.

"Bawang putih yang masih segar mengandung hidrogen sulfida. Meskipun gas ini dalam jumlah berlebih bisa menjadi racun, namun dalam jumlah kecil berfungsi sebagai bahan pelindung intraseluler dalam jantung," ujar Dipak K. Das, PhD, ScD seperti dikutip dari Health, Kamis (3/9/2009).

Karena gas hidrogen sulfida berumur sangat pendek, maka ia akan hilang saat proses pengolahan, pengeringan atau pemasakan. Bawang putih memang memiliki efek antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, tapi efek itu akan hilang seiring dengan proses-proses tersebut.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry itu meneliti dua grup tikus yang dijadikan sebagai bahan percobaan dan menemukan perbedaan signifikan antara tikus yang mengonsumsi bawang putih segar dan yang dikeringkan.

"Serangan jantung dipicu karena rendahnya suplai oksigen ke tubuh. Bawang putih yang masih segar ternyata lebih baik dalam mengurangi kerusakan akibat rendahnya suplai oksigen tersebut ketimbang bawang yang sudah dikeringkan," ujar Das.

"Bawang putih segar juga menghasilkan darah yang lebih bersih di dalam pembuluh darah aorta," lanjut Das.

Jika Anda ingin memiliki jantung yang sehat, tidak ada salahnya mencoba. Menurut herbalis David Winston dan Merrily A. Kuhn, RN, PhD dari Herbal Therapy & Supplements, cara enak mengonsumsi bawang putih segar adalah dengan mengirisnya satu butir, biarkan 10 menit dan campur dengan yogurt, madu atau bahan lainnya. Jika Anda khawatir bau mulut, cobalah kunyah daun peterseli untuk menghilangkan aromanya.
(fah/ir)

SINAR CAHAYA AYAT KURSI

Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal syaitan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya ialah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan dihati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah.

Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah hingga Baginda mendengar jawaban salam dari isterinya. Di saat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam itu.

Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:


1. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

2. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.

3. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak mencegah dia untuk masuk surga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.

4. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir shalat fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yang bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala para nabi serta Allah melimpahkan padanya rahmat.

5. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

6. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

7. Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Dari Abdullah bin 'Amr r.a., Rasulullah S.A.W. bersabda, “Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat..."

"Utamakan SELAMAT dan SEHAT untuk Dunia Mu, Utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk Akhirat Mu"

Subhanallah. ..

Kiat mempertahankan keutuhan rumah tangga

Kehidupan berkeluarga yang diisi dengan penuh kebahagian tentu merupakan dambaan setiap pasangan suami istri, tetapi adakalanya pernikahan yang diawali dengan kebahagian dan kemesraan harus berakhir dengan perpisahan/perceraian. Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, menunjukkan bahwa putusnya ikatan perkawinan disebabkan tidak adanya lagi rasa saling menghormati diantara pasangan. Berikut ini beberapa kiat mempertahankan keutuhan rumah tangga;

- diskusi bersama, salah satu cara untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga adalah pasangan sering/senantiasa mendiskusikan bersama apa yang diimpikan atau diharapkan. Misal merencanakan rumah atau pendidikan anak. Hal ini dilakukan karena setiap pasangan akan melewati masa-masa sulit ketika menemui ketidaksepahaman dalam menyelesaikan masalah. Tetapi tetap teguh menjaga keutuhan rumah tangga.

- akrab, dengan seringnya berdiskusi bersama, maka hubungan antar anggota keluarga akan semakin akrab sehingga timbul dalam perasaan keduanya merupakan sebuah tim untuk mensukseskan cita-cita bersama.

- tidak saling menjatuhkan, ketika pasangan suami isteri saling diskusi atau tukar cerita, sebaiknya ajang komunikasi itu dijadikan sara ekspresi rasa setia dan mempertebal komitmen berdua serta memperkuat cinta antara suami isteri.

- hubungan perkawinan adalah 70% berdasarkan hubungan pertemanan dan 30% berdasarkan hubungan pasangan kekasih. Hubungan pertemanan itu dapat diibaratkan sebagai hidangan utama dan hubungan pasangan kekasih itu adalah hidangan pencuci mulut. Sehingga tidak terlepas untuk selalu mesra diantara suami isteri.

- kepuasan, pasangan menemukan kebahagian kepuasan dengan cara mengurus keperluan pasangannya. Sehingga suami akan merasa dihargai oleh isteri dan sebaliknya isteri akan merasa dihargai oleh sang suami. Hal ini seperti sepele tapi sangat mempengaruhi hubungan suami isteri.

- hadapi konflik, jika ada ketidakfahaman atau perbedaan dalam pasangan, menurut para ahli sebaiknya pasangan untuk saling adu argumentasi dengan memberikan pandangan masing-masing untuk mencapai solusi sehingga tidak meracuni hubungan cinta suami isteri. Misal didalam menentukan disiplin anak.

- hadapi dengan senyum, ketika suami merasa kesal melihat kondisi rumah yang berantakan karena anak bermain. Jangan dimasukkan dalam hati tapi sebaliknya hadapi dengan mesra sehingga hati pasangan akan menjadi tenang.

- terima kasih, sering-seringlah mengucapkan hal itu ketika pasangan kita mengerjakan sesuatu walaupun hal-hal yang kecil. Terima kasih memiliki pengaruh yang begitu besar karena pasangan akan merasa dihargai.

- bersama, di zaman seperti sekarang ini, waktu untuk bersama dengan keluarga terasa sangat dikit atau bahkan tidak ada. Namun pasangan yang berbahagia selalu mengatur jadual mereka untuk meluangkan waktu bersama dengan keluarga. Meluangkan waktu bersama dalam suasana yang gembira sangat penting dalam suatu ikatan perkawinan.

"Sedekah"

Daripada Abu Zar r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: "Setiap ruas tulang
dari seseorang di antara kamu harus bersedekah setiap pagi. Maka setiap sekali
bacaan tasbih adalah sedekah, setiap sekali bacaan tahmid adalah sedekah, setiap
sekali bacaan tahlil adalah sedekah, setiap sekali bacaan takbir adalah sedekah,
memerintahkan kepada kebaikan juga sedekah, mencegah dari kemungkaran juga
sedekah dan keseluruhannya itu dapat dicukupi oleh dua rakaat yang dikerjakan
oleh seseorang itu dari shalat Dhuha."

(Riwayat Muslim)

Ada seorang raja yang mempunyai 4 isteri.

Raja ini sangat mencintai isteri keempatnya dan selalu menghadiahkannya pakaian-pakaian yang mahal dan memberinya makanan yang paling enak. Hanya yang terbaik yang akan diberikan kepada sang isteri.



Dia juga sangat memuja isteri ketiganya dan selalu memamerkannya ke pejabat-pejabat kerajaan tetangga. Itu karena dia takut suatu saat nanti, isteri ketiganya ini akan meninggalkannya.



Sang raja juga menyayangi isteri keduanya. Karena isterinya yang satu ini merupakan tempat curahan hatinya, yang akan selalu ramah, peduli dan sabar terhadapnya. Pada saat sang raja menghadapi suatu masalah, dia akan mengungkapkan isi hatinya hanya pada isteri ke dua karena dia bisa membantunya melalui masa-masa sulit itu.



Isteri pertama raja adalah pasangan yang sangat setia dan telah memberikan kontribusi yang besar dalam pemeliharaan kekayaannya maupun untuk kerajaannya. Akan tetapi, si raja tidak peduli terhadap isteri pertamanya ini meskipun sang isteri begitu mencintainya, tetap saja sulit bagi sang raja untuk memperhatikan isterinya itu.



Hingga suatu hari, sang raja jatuh sakit dan dia sadar bahwa kematiannya sudah dekat.



Sambil merenungi kehidupannya yang sangat mewah itu, sang raja lalu berpikir, "Saat ini aku memiliki 4 isteri disampingku, tapi ketika aku pergi, mungkin aku akan sendiri".

Lalu, bertanyalah ia pada isteri keempatnya, "Sampai saat ini, aku paling mencintaimu, aku sudah menghadiahkanmu pakaian-pakaian yang paling indah dan memberi perhatian yang sangat besar hanya untukmu. Sekarang aku sekarat, apakah kau akan mengikuti dan tetap menemaniku?"



"Tidak akan!" balas si isteri keempat itu, ia pun pergi tanpa mengatakan apapun lagi.



Jawaban isterinya itu bagaikan pisau yang begitu tepat menusuk jantungnya.



Raja yang sedih itu kemudian berkata pada isteri ketiganya, "Aku sangat memujamu dengan seluruh jiwaku. Sekarang aku sekarat, apakah kau tetap mengikuti dan selalu bersamaku?"



"Tidak!" sahut sang isteri. "Hidup ini begitu indah! Saat kau meninggal, akupun akan menikah kembali!"



Perasaan sang rajapun hampa dan membeku.



Beberapa saat kemudian, sang raja bertanya pada isteri keduanya, " Selama ini, bila aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku. Jika nanti aku meninggal, apakah kau akan mengikuti dan terus disampingku?"



"Maafkan aku, untuk kali ini aku tidak bisa memenuhi permintaaanmu!" jawab isteri keduanya. "Yang bisa aku lakukan, hanyalah ikut menemanimu menuju pemakamanmu."



Lagi-lagi, jawaban si isteri bagaikan petir yang menyambar dan menghancurkan hatinya.



Tiba-tiba, sebuah suara berkata:

"Aku akan bersamamu dan menemanimu kemanapun kau pergi." Sang raja menolehkan kepalanya mencari-cari siapa yang berbicara dan terlihatlah olehnya isteri pertamanya. Dia kelihatan begitu kurus, seperti menderita kekurangan gizi.

Dengan penyesalan yang sangat mendalam kesedihan yang amat sangat, sang raja berkata sendu, "Seharusnya aku lebih memperhatikanmu saat aku m asih punya banyak kesempatan!"



Dalam realitanya, sesungguhnya kita semua mempunyai '4 isteri' dalam hidup kita....

'Isteri keempat' kita adalah tubuh kita. Tidak peduli berapa banyak waktu dan usaha yang kita habiskan untuk membuatnya terlihat bagus, tetap saja dia akan meninggalkan kita saat kita meninggal.



Kemudian 'Isteri ketiga' kita adalah ambisi, kedudukan dan kekayaan kita.
Saat kita meninggal, semua itu pasti akan jatuh ke tangan orang lain.



Sedangkan 'isteri kedua' kita adalah keluarga dan teman-teman kita. Tak peduli berapa lama waktu yang sudah dihabiskan bersama kita, tetap saja mereka hanya bisa menemani dan mengiringi kita hingga ke pemakaman.



Dan akhirnya 'isteri pertama' kita adalah jiwa, roh, iman kita,

yang sering terabaikan karena sibuk memburu kekayaan, kekuasaan, dan kepuasan nafsu.
Padahal, jiwa, roh, atau iman inilah yang akan mengikuti kita kemanapun kita pergi.



Jadi perhatikan, tanamkan dan simpan baik-baik dalam hatimu sekarang!
Hanya inilah hal terbaik yang bisa kau tunjukkan pada dunia.


Let it Shine!

Beda nasib antara uang pecahan seribu & seratus ribu

oleh Sabrul Jamil Rabu, 02/09/2009 14:00 WIB

Pagi yang indah di salah satu hari-hari penuh berkah di bulan Ramadhan.
Sepotong imel mendarat di PC saya, berkisah tentang perjalanan potongan uang seribuan dan seratus ribuan. Saya pikir cuma cerita lucu biasa, yang sering dikirim teman-teman saya untuk menunggu waktu berbuka. Namun ternyata - walau cukup lucu - ada hikmah yang dalam dari cerita tersebut.
Enggak asal melucu.


Berikut ini ceritanya:


Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI dengan bahan dan alat-alat yang oke.


Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik. Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu bertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda.


Uang seratus ribu berkata pada uang seribu :"Ya, ampiiiuunnnn. ..........
darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan...... bau! Padahal waktu kita sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ..... Ada apa denganmu?" Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata :


"Ya, beginilah nasibku , kawan. Sejak kita keluar dari PERURI, hanya tiga hari saya berada di dompet yang bersih dan bagus. Hari berikutnya saya sudah pindah ke dompet tukang sayur yang kumal. Dari dompet tukang sayur, saya beralih ke kantong plastik tukang ayam. Plastiknya basah, penuh dengan darah dan taik ayam.


Besoknya lagi, aku dilempar ke plastik seorang pengamen, dari pengamen sebentar aku nyaman di laci tukang warteg. Dari laci tukang warteg saya berpindah ke kantong tukang nasi uduk, dari sana saya hijrah ke 'baluang'
(pren : tau kan baluang...?) Inang-inang.


Begitulah perjalananku dari hari ke hari. Itu makanya saya bau, kumal, lusuh, karena sering dilipat-lipat, digulung-gulung, diremas-remas. ......"


Uang seratus ribu mendengarkan dengan prihatin.: "Wah, sedih sekali perjalananmu, kawan! Berbeda sekali dengan pengalamanku. Kalau aku ya, sejak kita keluar dari PERURI itu, aku disimpan di dompet kulit yang bagus dan harum.


Setelah itu aku pindah ke dompet seorang wanita cantik. Hmmm...dompetnya harum sekali. Setelah dari sana , aku lalu berpindah-pindah, kadang-kadang aku ada di hotel berbintang 5, masuk ke restoran mewah, ke showroom mobil mewah, di tempat arisan Ibu-ibu pejabat, dan di tas selebritis. Pokoknya aku selalu berada di tempat yang bagus.


Jarang deh aku di tempat yang kamu ceritakan itu. Dan...... aku jarang lho ketemu sama teman-temanmu. "


Uang seribu terdiam sejenak. Dia menarik nafas lega, katanya :


"Ya. Nasib kita memang berbeda. Kamu selalu berada di tempat yang nyaman.
Tapi ada satu hal yang selalu membuat saya senang dan bangga daripada kamu!"


"Apa itu?" uang seratus ribu penasaran.


"Aku sering bertemu teman-temanku di kotak-kotak amal di mesjid atau di tempat-tempat ibadah lain. Hampir setiap minggu aku mampir di tempat-tempat itu. Jarang banget tuh aku melihat kamu disana....."