Selasa, 16 Agustus 2011
Dikala Hati Mulai Merindu
Senin, 08 Agustus 2011
Manisan Kulang Kaling
inilah hasil kreasiku : MANISAN KULANG KALING
Bahan :
Buah kulang kaling
2-3 lbr daun pandan
1 sachet vanili
gula pasir
Air
pasta pandan secukupnya
Cara Membersihkan Kulang-kaling:
▪ cuci kulang kaling sampai bersih
▪ rendam dengan air beras selama 2 hari
▪ cuci kembali sampai bersih, tiriskan
Cara membuat:
- Air gula sesuai selera dicampur dengan daun pandan, vanila dan pasta pandan, jangan terlalu banyak airnya, secukupnya atau 2 mug kecil. telah mendidih, angkat dinginkan
- sesudah sama-sama dingin, masukkan kulang kaling kedalam air gula yang juga sudah dingin, masukkan kedalam kulkas
- Esoknya ambil kulang kaling yang sudah didinginkan, pisahkan dari gula, masak kembali air gulannya.
- setelah air gula tersebut mendidih, dinginkan
- masukan kembali kulang kaling tersebut.
- lakukan berulang-ulang sampai 3 kali atau lebih sesuai selera
Selasa, 11 Januari 2011
KEMARAHAN
Kemarahan adalah suatu emosi yang secara fisik mengakibatkan antara lain peningkatan denyut jantung, tekanan darah, serta tingkat adrenalin. Rasa marah menjadi suatu perasaan yang dominan secara perilaku.
Kekecewaan dan atau kemarahan adalah hal yang tidak terhindarkan dalam sebuah hubungan. Kemarahan bisa tertuju kepada pihak lain atau kepada diri sendiri. Dari adanya rasa kemarahan ini, maka ada baiknya agar kemarahan itu sebaiknya dikelola.
Dalam kehidupan perkawinan, rasa kemarahan itu bisa saja muncul karena rasa kekecewaan, ketidakpuasan, dan lain-lainnya. Perselingkuhan misalnya, rasa ketidaksetiaan yang dilakukan salah satu pasangan, maka akan memancing rasa marah dari pasangan lain.
Ekspresi luar dari kemarahan dapat ditemukan dalam bentuk raut muka, bahasa tubuh, respons psikologis, dan kadang-kadang tindakan agresi publik .ahli psikologi menunjukkan bahwa orang yang marah sangat mungkin melakukan kesalahan karena kemarahan menyebabkan kehilangan kemampuan pengendalian diri dan penilaian objektif
Rasulullah SAW menasehati seorang sahabatnya dengan kata-kata, "Jangan marah...!" Beliau mengulanginya sampai 3 kali dan ketika ada seorang yang marah padahal Rasulullah ada bersamanya, beliau menyuruh orang itu berlindung kepada Allah dari setan yg terkutuk.
Kemarahan adalah salah satu faktor yang menyebabkan depresi dan kesedihan.
"Dan orang-orang yang menahan amarahnya & memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan" (QS. Ali Imran 3:134)
"Dan apabila mereka marah, mereka memberi maaf" (QS. Asy-Syura 42:37)
Ahli kejiwaan dari Rumah Sakit Sahid,
Rasulullah saw berkata, ”Maukah kalian kuberitahu orang yang paling menyerupaiku (pribadinya)?” Mereka (para sahabat) berkata,”Tentu, wahai Rasulullah!” Beliau mengatakan,”Yaitu orang yang paling baik akhlaknya, yang paling ‘sejuk’ naungannya, yang paling berbakti kepada kerabat-kerabatnya, yang paling besar cintanya kepada saudara-saudaranya, yang paling sabar dalam menetapi kebenaran, yang paling pemaaf, dan yang paling kuat kesadaran dirinya di saat ridha maupun di saat marah” (Bihar al-Anwar 66 : 306)
Kemarahan barangkali merupakan emosi yang paling buruk yang perlu ditangani. Dari waktu ke waktu kita semua pernah mengalami perasaan yang kuat ini. Beberapa penyebab umum kemarahan termasuk frustrasi, sakit hati, kejengkelan, kekecewaan, pelecehan, dan ancaman. Hal ini membantu kita untuk menyadari bahwa kemarahan bisa menjadi teman atau bisa menjadi musuh, bergantung pada bagaimana kita mengekspresikannya. Mengetahui bagaimana cara untuk mengenal dan mengekspresikan kemarahan dengan tepat, dapat menolong kita untuk mencapai tujuan-tujuan, dan mengatasi kemunculan-kemunculannya, memecahkan problem-problem dan bahkan melindungi kesehatan kita.
Bagaimanapun, kegagalan untuk mengenal dan memahami kemarahan kita, menggiring kita ke berbagai problem.
Beberapa ahli (psikolog) percaya bahwa kemarahan yang ditekan merupakan penyebab yang mendasari kecemasan dan depresi. Kemarahan yang tidak terekspresikan dapat mengganggu hubungan, mempengaruhi pikiran, dan pola prilaku, juga berbagai problem-problem fisik, seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, kepala pusing, gangguan kulit dan masalah-masalah lain yang saling terkait. Apa yang bahkan lebih buruk adalah hubungan antara berbahayanya kemarahan yang tak terkontrol dengan kejahatan, emosi dan penganiayaan fisik serta prilaku-prilaku kekerasan lainnya. Redford Williams, seorang ahli penyakit dalam (internist) dan spesialis tentang prilaku (behavioral specialist) di
Williams menyarankan memantau pemikiran Anda yang cenderung sinis karena mempertahankan atau memelihara “sebongkah permusuhan”. Hal ini akan mengajarkan Anda tentang keseringan dan jenis-jenis situasi yang memprovokasi Anda. Carilah dukungan dari orang-orang penting dalam hidup Anda untuk mengatasi perasaan Anda dan mengubah pola prilaku Anda.
Dengan memelihara “sebongkah rasa permusuhan” Anda, Anda dapat menyadari kapan dan di mana Anda memiliki pemikiran-pemikiran yang agresif, sehingga ketika Anda menemukan diri Anda dalam situasi seperti ini, Anda dapat menggunakan teknik-teknik seperti :
1. Mengambil napas dalam-dalam, dan menghembuskannya perlahan-lahan
2. Berdzikir dengan menyebut nama-nama Allah Yang Indah
3. Menghentikan memikirkan hal yang membuat hati Anda menjadi panas. Hal ini dapat menolong Anda menghentikan siklus kemarahan Anda.
4. Letakkan diri Anda di dalam “sepatu” orang lain. Empati mungkin akan menambah perspektif yang berbeda. 5. Jagalah di dalam pikiran, bahwa kita semua adalah manusia, yang bisa melakukan kesalahan.
6. Pelajari bagaimana menertawai diri Anda sendiri dan menemukn humor dalam berbagai situasi.
7. Pelajari juga bagaimana cara menjadi relaks atau santai.
8. Walaupun mungkin Anda pernah mendengar bahwa mengekspresikan kemarahan itu lebih baik daripada memendamnya, namun ingatlah bahwa amarah yang sering dilampiaskan sering bertentangan dengan hasil yang diharapkan dan bisa membuat kita diasingkan oleh banyak orang.
9. Hal penting lainnya adalah bahwa Anda perlu mempraktikkan “percaya pada orang lain”. Adalah biasa jika kita lebih mudah marah ketimbang percaya, namun dengan mempelajari bagaimana mempercayai orang lain, Anda akan dapat mengurangi amarah Anda yang langsung kepada mereka.
10. Ketrampilan ‘mendengarkan dengan baik’ akan meningkatkan komunikasi dan dapat memfasilitasi rasa percaya di antara orang-orang. Kepercayaan ini dapat membantu Anda dalam mengatasi emosi-emosi permusuhan yang potensial; menguranginya bahkan mungkin mengenyahkannya.
11. Pelajari juga bagaimana Anda menegaskan diri Anda sendiri. Hal ini merupakan sebuah pilihan yang konstruktif. Ketika Anda menemukan diri Anda marah pada seseorang, coba jelaskan kepada mereka apa yang mengganggu Anda tentang prilaku mereka dan mengapa Anda mesti marah kepada mereka.
Anda membutuhkan kata-kata dan kerja yang lebih untuk menjadi tegas ketimbang harus memperlihatkan kemarahan Anda, namun ganjaran yang akan Anda peroleh menjadi seimbang. Andai kita menyadari semua ini, maka kita akan merasakan bahwa hidup ini terlalu singkat, jika kita hanya selalu marah pada segala hal.
12. Langkah terakhir memerlukan permintaan maaf kepada orang yang Anda telah marah kepadanya. Dengan membiarkan pergi kebencian dan melepaskan tujuan balas jasa atau ganti rugi, Anda akan merasakan bahwa beban berat berupa kemarahan telah terangkat dari pundak Anda.
Joan Lunden, pengasuh rubrik kesehatan majalah Healthy Living Magazine mengatakan “Holding on to anger, resentment and hurt only gives you tense muscles, a headache and a sore jaw from clenching your teeth. Forgiveness gives you back the laughter and the lightness in your life.” –
Tahanlah kemarahan (Anda), kekesalan dan rasa sakit hati Anda, yang membuat otot Anda tegang, sakit kepala dan rahang yang tegang karena gemeretak gigi Anda. Pemberian maaf mendatangkan kembali tawa dan pencerahan dalam hidup Anda.
Kamis, 10 Juni 2010
Kamis, 06 Mei 2010
Usil, Jahil, Nakal itulah sebutannya
-------
Awalnya cerita dimulai dari pertemuan reuni, salah satu sahabatku mulai membuka ceritanya sebut saja namanya Rio.
Rio bercerita kala masih duduk di bangku SMP dia mempunyai seorang teman, anak pejabat tinggi dipemerintahaan, dia selalu diberi jajan lebih oleh ayahnya, sedangkan Rio dan teman-temannya hanya jajan secukupnya, pada saat itu Rio mulai berfikir bagaimana memanfaatkan uang temannya ini, sedangkan temannya tersebut termasuk teman yang pelit sebut saja namanya Tio.
Suatu hari Rio berkumpul dengan teman-temannya yang lain, mulai timbul ide di fikirannya, bagaimana cara mendapatkan uang Tio, selidik punya selidik akhirnya dia tau bahwa Tio pantang sekali membawa dompetnya ke Toilet, karena menurutnya dia punya jimat yang diletakkan didompetnya, "hmmm ... baguslah" fikir Rio pada saat itu, dan dia mulai mencari tau dimana tempat dompet itu dititipkan, nah ...ternyata dompet tersebut dititipkan kesalah satu temannya yang bernama Ari, Ari ini terkenal paling jujur dikelas, Rio mulai mendekatinya dengan gaya preman, dia minta dompet Tio, awalnya Ari tidak mau memberinya, dengan sedikit gertakan akhirnya Ari memberi dompet tersebut ke Rio, dengan cekatan Rio mengambil beberapa lembar uang yang ada didompet itu. Dengan senyum manis dia kembalikan dompet itu ke Ari, sambil mengajak Ari untuk bertemu di jam Istrirahat sekolah.
Jam Istirahatpun tiba, Rio beserta teman-temannya menemui Ari dan Tio, dengan senyum mengembang Rio bilang ke Tio " Tio, gue mau traktir loe dan teman-teman yang lain makan dikantin, mau ngak?", mendengar ini Tio lalu menjawab "Wah dengan senang hati". akhirnya merekapun makan, tanpa Tio sadari, bahwa untuk membayar semua makanan itu adalah uang yang diambil dari dompetnya oleh Rio, dan kejadian ini berlanjut terus tanpa Tio Sadari.
"hahaha...kalau ingat waktu dulu aku merasa berdosa tuh sama temanku Tio, tapikan dia ikutan juga makan makanan yang aku pesan. jadi rasa bersalahku berkurang sedikit, hahaha...sangking kebanyakan uangnya, Tio tidak menyadari beberapa lembar uangnya telah aku ambil" kata Rio dengan tawa renyah. "Nakal sekali aku pada saat itu" katanya lagi.
-------
Lain lagi cerita temanku yang lain sebut saja namanya Hamid, dia bercerita waktu dia duduk di Sekolah Menengah dia pernah meniru gaya temannya yang Jahil, walaupun dia tau itu salah. "dulu didepan sekolahku ada tukang gorengan mangkal, setiap hari banyak anak sekolah yang ngumpul sambil makan gorengan, suatu hari aku melihat harun makan gorengan dengan banyak dan cepat, aku memperhatikannya, sambil menghabiskan gorengan yang ada ditanganku, setelah selesai, harun berkata ke pedagang itu "Bang udah, saya makan dua", sambil membayar dan berlalu, aku memperhatikannya lalu aku tiru apa yang dilakukan harun tersebut, eh ternyata jitu, abang tukang gorengan itu ternyata tidak mengetahui berapa jumlah yang sudah aku makan, aku bayar dan akupun berlalu. namun saat ini aku berfikir barangkali si abang tukang gorengan itu terlalu percaya, sehingga dia tidak menyangka banyak pelajar yang "ngembat" gorengannya termasuk aku" kata hamid senyum-senyum.
-------
Aku juga nimrung dalam cerita ini, aku katakan ke teman-temanku, aku juga punya cerita lucu dan aku tidak akan pernah lupa, ini temanku yang jahil dan kelewatan dan paling kelewatan. ceritanya begini. Aku punya teman bernama Rubi, Rubi ini terkenal sangat pelit atau tepatnya terlalu perhitungan, apa karena dia kuliah jurusan Akuntansi sampai semua dikakulasiin, mungkin juga. pada suatu hari, kami mempunyai tugas kelompok yang harus dikerjakan, nah kami mulai berjanji untuk berkumpul dirumah salah satu temanku untuk mengerjakan tugas kelompok tersebut.
Pada saat kami mengerjakan tugas tersebut semuanya serius, hingga selesai. Salah satu temanku mulai berkata "Duh laper nih, enaknya makan apa ya" dan dengan tiba-tiba sahabatku Rubi menjawab "Wah pada laper ya? mau ngak aku traktir?". kami semua saling berpandangan, temenku yang lain berkata "Tumben?, ada angin apa nih?, kalau aku sih mau aja, jarang-jarang Rubi mau nraktir kita". katanya sambil lompat-lompat. Akupun demikian, aku katakan pada rubi "Bi dapat rezeki dari mana kamu? tumben banget mau traktir kita-kita". kata ku
Dengan senyum mengembang dia menjawab "Udah ikut aja, aku mau ajak kalian makan di Texas Chiken, mau ngak?". kami serentak menjawab "mau...mau...mau.."
dengan mobil temanku kami pun meluncur ke kawasan dimana tempat Restauran Texas chiken itu berada, tidak terlalu jauh dari rumah temanku, kira-kita 1 km. dengan rasa senang kami pun mulai memesan apa yang kami inginkan, rubipun datang menghampiri dengan berkata " Ayo makan sepuasnya, pesan aja yang enak-enak, tenang, ntar aku bayar semua, jangan lupa pada nambah ya" katanya sambil ikutan makan.
Setelah semua selesai makan dan kenyang, kitapun kembali lagi pulang ke rumah temanku Ita, dengan perut kenyang dan hati girang, mulai lagi kami bertanya ke Rubi " Bi kami senang nih, coba kalau sering-sering pasti lebih enak" kata Ita. "tapi ngomong-ngomong kamu dapat rezeki dari mana?" kata Ita lagi, lalu aku menyambung pertanyaan temanku tadi "Iya..bi, ngomong dong, kita kan ikutan senang bila teman dapat rezeki" kataku pula. Kami tau disamping kuliah rubi juga mengajar disalah satu sekolah menengah atas tidak jauh dari rumahnya. Aku beranggapan dia baru terima gaji, bonus, rapelan atau apalah dari tempat kerjanya. "Ada dech...nanti aku bilang kalian kaget lagi" katanya sambil tertawa-tawa. " Ngaklah, kita malah senang", celetuk temanku yang lain. "Bener nih?" kata Rubi lagi. "Aku sih senang kalau kalian semua pada senang, tapi okelah aku jujur, aku dapat rezeki nomplok tadi malam". "dari mana?" tanya Ita dengan semangat. dengan santai Rubi menjawab "Aku menang Togel...hahahaha, sama rata sama rasa, udah pada kenyangkan". katanya dengan gelak tawa kemenangan, menang sudah mengerjai kami semua, senang ternyata uang yang dia pakai untuk membayar bukan uangnya sendiri tapi dari hasi judi, kami serentak semuanya mengeroknya sambil memaki-maki, temanku yang lain pada uagh..uagh pengen muntah, tapi ngak keluar, maklum udah ketelan dan terdorong air...hihihi. itulah kejahilan temanku yang sungguh-sungguh kelewatan
by: nini musmar
Jumat, 23 April 2010
Kisah Nelayan yang tidak bersabar dan bersyukur atas nikmat Allah
-------
-------
Pak Lukman : "Pak Datau, kita sudah sama-sama menikah selama enam bulan, tapi kok aku merasa apa yang aku angan-angankan selama ini semu, aku bosan, dan jenuh "
Pak datau : "Memangnya ada apa pak"
Pak Lukman : "Seperti yang dahulu telah aku bicarakan aku jenuh dengan istriku, aku selalu berangan-angan atas istrimu, tapi sekarang semua membosankan"
Pak Datau : "Maksud pak Lukman apa? Saya bingung?"
Pak Datau : " Saya bahagia dengan istri saya ini, sepulang saya melaut, makanan tersedia, rumah rapi dan bersih, sisa-sisa ikan yang tidak laku terjual akan dibersihkan dan diolah kemudian dibuat ikan asin, ikan Asap dan terasi ikan, saya jadi bersemangat untuk melaut, saya banyak dapat ikan, karena jaring saya bagus, jika ada yang sobek istri saya dengan cekatan menjahitnya, penghasilan saya bertambah karenanya, dia membawa keberuntungan besar bagi saya, dia tidak suka bertandang dan ngegosip, dia membantu kehidupan saya, inilah istri idaman saya, istri yang saya impikan, istri yang dapat berkerjasama membantu suami, kalau masalah kecantikan, cukuplah saya saja yang melihatnya, karena pada dasarnya dia cantik luar dalam." jawab Pak Datau dengan senyum mengembang.
-------
Firman Allah:
Artinya : "Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) -Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur". SQ. Luqman Ayat 31 Kamis, 22 April 2010
Perbuatan baik dan buruk
Artinya: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri"
