"Ya Allah, Berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkan kami dari siksa Neraka"

Selasa, 13 April 2010

tersinggung dan tersakiti

Kadang sempat terfikir, mengapa orang bisa menaruh dendam sebegitu lama hanya karena soal becanda?.

Ketersinggungan seseorang bisa saja muncul apabila suasana hatinya sendang tidak enak atau adanya suatu masalah yang dia rasakan pada saat itu, sedangkan dia tidak dapat mengatasi masalah tersebut dengan cepat sehingga terbawa atau terpengaruh pada pribadinya. Semua itu dapat terlihat dari raut wajahnya yang mengambarkan suasana hatinya, atau kecendrungan untuk lebih berdiam diri, menahan gejolak perasaannya. Pada saat ini apapun yang orang lain katakan, mau itu dalam serius atau pun bencanda dia tidak akan dapat memberikan respon positif terhadap lawan bicaranya. Banyak kita temui hal seperti ini dimasyarakat kita, seseorang yang senang dicandai tetapi apabila temannya berbalik mencandainya dia akan tersinggung setengah mati, dalam hal ini ketersinggungan yang mendalam dapat membuat terjadinya perkelahian hingga pembunuhan yang berakibat melenyapkan nyawa seseorang. Rasa sakit hati dan dendam yang mendalam inilah yang dapat membuat seseorang tidak berfikir panjang akan sebab akibat yang ditimbulkan, dia hanya merasa puas atas apa yang telah dia lakukan, yang ia rasa dapat mengurangi rasa sakit hatinya itu.

Atau sakit hati yang berkepanjangan dalam rumah tangga yang berakibat dendam, contohnya:
Sepasang suami istri yang mengadakan liburan bersama teman-teman lingkungannya ke kawasan Puncak, di sana mereka berkumpul dan melakukan berbagai aktifitas untuk membahagiakan keluarga dan anak-anak. Semua gembira, canda ria, berbaur dalam bahagia, setelah selesai makan siang, anak-anak dibiarkan bermain sedang para ibu dan bapak berkumpul, mereka mulai mengadakan permainan yang dipimpin oleh seorang moderator, permainan ini tidak terlalu serius hanya ingin mengetahui pendapat masing-masing pasangan, mulailah sang moderator memberi pertanyaan kepada para suami “ Apabila anda ikut berlayar dalam suatu kapal, disana ikut Ibu dan Istri Anda , pada saat itu angin kencang dan ombak laut mulai meninggi, cuaca buruk menghadang, semua orang didalam kapal panik, pada saat itu apa yang anda harus lakukan bila anda diberi dua pilihan yaitu menyelamatkan Ibu anda atau Isteri Anda? Hampir semua suami menjawab “ apabila itu terjadi pada saya, saya akan bertanya pada ibu saya, ibu bagai mana ini, siapa yang harus saya selamatkan, sedang saya sayang sama kalian berdua, sebenarnya saya tidak ingin memilih tapi apa yang harus saya lakukan? Dan pasti pada saat itu Ibu saya akan menjawab “ Selamatkanlah Istrimu karena Ibu sudah tua, sudah puas menjalani hidup ini, sedangkan kamu baru melangkah, apabila kamu memilih Ibu, kasihan anak-anakmu akan kehilangan Ibu mereka, Istrimu lebih penting kamu selamatkan, berarti kamu juga akan menyelamatkan jiwa dan perasaan anak-anakmu, dia Adalah teman hidupmu, dia akan menjagamu dikala suka dan duka, dia akan menemimu diusia senjamu, pada saat kau sakit dia akan merawatmu penuh keihklasan karena kamu ayah dari anak-anakmu. Untuk itu aku akan menyelamatkan Istriku dan minta maaf pada Ibuku dan doaku selalu bersama cinta kasihnya”. tapi ”Salah satu suami ada yang memberi jawaban “Kalau saya yang pertama saya selamatkan adalah Ibu saya karena Ibu saya tidak akan tergantikan oleh orang lain sedangkan Istri kapan saja bisa diganti”.
Sebenarnya jawaban ini juga tidak buruk, karena disini dia menunjukkan betapa baktinya dia kepada Ibu yang telah melahirkannya, betapa cintanya dia terhadap ibunya. Tapi saat pertanyaan ini ada, yang menemaninya adalah istrinya yang juga ingin mengetahui berapa besar rasa sayang dan cinta suaminya serta bagaimana cara suaminya menjaga dan melindunginya apabila kejadian tersebut mereka alami, barangkali jika suaminya bisa sedikit berargumentasi atau memberi alas an tanpa menyinggung perasaan sang istri keadaan mungkin akan lebih baik. Tatapi dengan jawaban yang diberikan suami membuat Istrinya merasa tersinggung, ia merasa sedih atas jawaban suaminya, paling tidak dia ingin jawaban seperti suami-suami temannya yang lain, airmukanya merah, dia malu, paling tidak sahabatnya yang lain dapat menilai rumah tangganya tidak harmonis atau tidak ada kecocokan, dia kesal atas perlakuan suaminya, yang ia rasakan suaminya tidak memujanya atau memberikan sesuatu penilaian yang baik atas dirinya apalagi jawaban itu diberikan didepan teman-temannya, timbul rasa dendam dalam hatinya untuk membalasnya suatu saat.

Hal-hal demikian yang sering kita temui dimasyarakat kita saat ini, bercanda, dicandai yang akhirnya timbul rasa tersinggung dan saling menyinggung. Bagaimana bisa kita rasakan nikmat dan bahagia hidup ini.

Bersabda Nabi s.a.w :”Berfirman Allah Ta’ala :”Hai hambaku! Semua kamu berdosa, kecuali orang yang telah aku maafkan. Maka minta ampunlah kepadaKu, niscaya Aku ampunkan dosamu! Dan siapa yang mengetahui, bahwa Aku mempunyai kekuasaan untuk mengampunkan dosanya, niscaya Aku ampunkan baginya dan tidak aku hiraukan yang lain”

Senin, 12 April 2010

Keutamaan Shalat Dhuha





Shalat Dhuha adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya (kira-kira pukul tujuh pagi) hingga waktu dzuhur. Jumlah raka’at shalat dhuha bisa dengan 2,4,8 atau 12 raka’at. Dan dilakukan dalam satuan 2 raka’at sekali salam.

Sholat Dhuha lebih dikenal dengan sholat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi : ” Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Sholat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya ” ( HR.Hakim dan Thabrani ).
Ayat-ayat yang paling baik dibaca dalam shalat dhuha: surat al-Waqi’ah, surat Asy-Syamsi, surat Adh-Dhuha, surat al-Kafirun, surat al-Quraisy, surat al-Ikhlas, dsb. Cara mengerjakan shalat dhuha sama seperti mengerjakan shalat fardhu, baik bacaan maupun cara mengerjakannya.

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha

4 RAKAAT Dari Mu’dzah, bahwa ia bertanya kepada Aisyah: “Berapa jumlah rakaat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menunaikan shalat Dhuha?”Aisyah menjawab: “Empat rakaat dan beliau menambah bilangan rakaatnya sebanyak yang beliau suka.”[HR. Muslim dan Ibnu Majah]

8 RAKAAT Dari Ummu Hani binti Abu Thalib, ia berkata: “Saya berjunjung kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun Fathu (Penaklukan) Makkah. Saya menemukan beliau sedang mandi dengan ditutupi sehelai busana oleh Fathimah putri beliau”.Ummu Hani berkata: “Maka kemudian aku mengucapkan salam”. Rasulullah pun bersabda: “Siapakah itu?” Saya menjawab: “Ummu Hani binti Abu Thalib”. Rasulullah SAW bersabda: “Selamat datang wahai Ummu Hani”.Sesudah mandi beliau menunaikan shalat sebanyak 8 (delapan) rakaat dengan berselimut satu potong baju. Sesudah shalat saya (Ummu Hani) berkata: “Wahai Rasulullah, putra ibu Ali bin Abi Thalib menyangka bahwa dia boleh membunuh seorang laki-laki yang telah aku lindungi, yakni fulan Ibnu Hubairah”.Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “sesungguhnya kami juga melindungi orang yang kamu lindungi, wahai Ummu Hani”.Ummu Hani juga berkata: “Hal itu (Rasulullah shalat) terjadi pada waktu Dhuha.”[HR. Muslim]

12 RAKAAT Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]


Tata Cara Shalat Dhuha

1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam. Seperti biasa bahwa niat itu tidak harus dilafazkan, karena niat sudah dianggap cukup meski hanya di dalam hati.

2. Membaca surah Al-Fatihah

3. Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu.

4. Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.

5. Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.

6. Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.

Doa Sesudah Sholat Dhuha


ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya: “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Keutamaan shalat dhuha:

  • Shalat Dhuha merupakan salah satu wasiat Nabi, sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah, beliau berkata, “Kekasihku (Nabi Muhammad) mewasiatkan kepadaku untuk berpuasa tiga hari dalam tiap bulan, melakukan dua rakaat shalat Dhuha dan melakukan sholat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari Muslim)
  • Shalat Dhuha dapat mencukupi sebagai sedekah bagi tiap ruas tulang bani Adam. Dalam hadist dari Abu Dzar radhiallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Tiap pagi ada kewajiban sedekah bagi tiap ruas tulang kalian, Setiap tasbih adalah sedekah, Setiap tahmid adalah sedekah, Setiap takbir adalah sedekah, memerintahkan untuk melakukan kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah, dan semua itu dapat tercukupi dengan melakukan dua rakaat shalat Dhuha.” (HR. Muslim)
  • Shalat Dhuha merupakan shalatnya orang-orang yang bertaubat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Shalatnya orang-orang yang bertaubat adalah pada saat berdirinya anak unta karena teriknya matahari.” (HR. Muslim). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin dan Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahumallah dalam Penjelasan Riyadush Shalihin menjelaskan bahwa shalat yang dimaksud adalah shalat Dhuha. Hadits ini juga menjelaskan bahwa waktu paling afdhol untuk melakukan shalat Dhuha adalah ketika matahari sudah terik.

Keutamaan lainnya dari shalat Dhuha adalah:

  1. Mendapat derajat yang mulia, Abu Dzar pernah bertanya kepada Rasullah tentang kebaikan, Rasulullah SAW menjawab: " Jika kamu mengerjakan sholat Dhuha dua rakaat, kamu tidak termasuk golongan orang-orang yang lalai; jika kamu mengerjakan sholat dhuha empat rakaat, kamu akan ditulis dalam golongan orang-orang yang berbuat kebaikan; jika kamu menunaikan sholat Dhuha enam rakaat, kamu dimasukkan kedalam golongan orang yang patuh kepada Allah SWT; jika kamu menunaikan shalat Dhuha sebanyak delapan rakaat, kamu termasuk orang-orang yang meraih kemenangan; jika kamu mengerjakan shalat Dhuha sepuluh rakaat, pada hari itu kamu terbebas dari dosa; dan jika kamu mengerjakan shalat Dhuha sebanya dua belas rakaat, Allah SWT akan membangun rumah disurga bagimu," (HR Al-Baihaqi)
  2. Tergolong hamba yang taat, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,"Tidak ada orang yang dapat menjga shalat Dhuha (Istiqamah) kecuali orang-orang yang sangat cinta kepada Allah SWT." (HR. al-Hakim)
  3. Mendapat pahala setara dengan ibadah Umrah, Abu Humamah berkata,"Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda," Siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci menuju jama'ah shalat fardhu, pahalanya seperti pahala orang yang melaksanakan ibadah haji dan siapa keluar dari rumahnya tanpa niat apapun kecuali untuk menunaikan ibadah shalat Dhuha, ia akan mendapat pahala seperti pahala orang yang melaksanakan umrah. Dan shalat yang berkesinambungan antara satu dan shalat yang lain tanpa diselingi suatu perbuatan yang sia-sia akan ditulis oleh malaikat di 'Illiyiin." (HR Abu Daud). Illiyiin adalah salah satu syurga.
  4. Terhapus dosa-dosanya. Dari Sahl bin Mu'adz bin Anas Al-Juhani dari ayahnya, Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda," Siapa yang tetap duduk ditempat ia menunaikan shalat subuh hingga menunaikan Shalat Dhuha dan tidak mengucapkan apapun kecuali yang baik, akan dihapuskan dosa-dosanya yang kecil walau sebanyak buaih dilautan." (HR Abu Daud)
  5. Mendapat tempat khusus di surga. dari Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Sesungguhnya disurga kelak terdapat pintu yang bernama ad-Dhuha, dan pada hari Kiamat nanti akan terdengar pangilan,'Di manakah orang-orang yang melanggengkan shalat Dhuha? ini adalah pintu kalian, dan masuklah kalian dengan rahmat Allah SWT." (HR Ath-Thabarani)
  6. Mendapat pahala setara dengan mati Syahid. Dari Ibnu Umar dari Nabi SAW," Siapa yang menunaikan shalat Dhuha dan puasa tiga hari setiap bulan serta tidak meninggalkan shalat Witir, baik ketika mukim maupun dalam perjalanan, ia dicatat sebagai orang yang mendapat pahala setara dengan mati syahid." (HR Abu Nu'aim)
  7. Sama dengan shalatnya para malaikat. Dari Abdullah bin Zaid, Rasulullah SAW bersabda," Aku bertanya kepada Tuhan apakah shalat Dhuha diwajibkan bagi umatku, kemudian Dia berfirman," Itu adalah shalatnya malaikat. Siapa hendak menunaikannya, tunaikanlah; dan siapa yang tidak mau mengerjakannya, tinggalkanlah. Dan bagi yang menunaikannya, hendaknya tidak mengerjakannya kecuali matahari telah naik."
Dari Anas [bin Malik], bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 (dua belas) rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di syurga”.[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]
Dari Abu Said [Al-Khudry], ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat Dhuha, sehingga kami mengira bahwa beliau tidak pernah meninggalkannya. Dan jika beliau meninggalkannya, kami mengira seakan-akan beliau tidak pernah mengerjakannya”.[HR. Turmuzi, hadis hasan]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Shalat Dhuha itu dapat mendatangkan rejeki dan menolak kefakiran. Dan tidak ada yang akan memelihara shalat Dhuha melainkan orang-orang yang bertaubat.”[HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan]

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu menjaga waktu shalat. Amin



Kamis, 08 April 2010


Perjalanan dimulai pada saat fajar menyingsing
Indahnya Alam pagi dan sejuknya udara mengiringi perjalananku menuju Puncak






Memasuki Jalan Toll, suasana legang, mungkin karena masih pagi atau karena hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1932 yang bertepatan tanggal 16 Maret 2010, entahlah yang penting jalan terus.









Dipinggiran jalan arah ke Puncak pass banyak sekali para pedangan makanan, perut jadi laper karena agi-pagi sudah jalan






Mampir disalah satu warung pinggir jalan pendagang nasi uduk, lumayan enak untuk mengisi perut, nasi uduk lengkap dengan telur ayam bulat yang dikuningi beserta miegoreng ditaburi bawang goreng dan kerupuk, harganya relatif murah Rp. 7,000, disini juga disediakan sate usus dan sate ampela hati ayam, juga ada gorengan tempe yang harganya bervariasi.







Hmmm....enak










minum dulu ahhh...








Jalan Lagi Yuuuk





Rabu, 07 April 2010

LOVE YOU PARENTS

I LOVE U MOM, I LOVE U DAD .... !!!!





Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu .... sebagai balasannya .... kau menangis sepanjang malam


Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan, sebagai balasannya .... kamu kabur waktu dia memanggilmu


Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .... sebagai balasannya .... kamu buang piring berisi makananmu ke lantai


Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna ..... sebagai balasannya .... kamu corat coret tembok rumah dan meja makan


Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah .... sebagai balasannya .... kamu memakainya bermain di kubangan lumpur


Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah ... sebagai balasannya .... kamu berteriak " N GGAK MAU ....!"


Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola .... sebagai balasannya kamu melemparkan bola ke jendela tetangga


Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim .... sebagai balasannya .... kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu


Waktu kamu berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu, sebagai balasannya .... kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar


Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun .... sebagai balasannya .... kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam


Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu kebioskop .... sebagai balasannya .... kamu minta dia duduk di barisan lain


Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa .... sebagai balasannya .... kamu tunggu sampai dia keluar rumah


Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya, sebagai balasannya .... kamu bilang dia tidak tahu mode


Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan .... sebagai balasannya .... kamu nggak pernah menelponnya


Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu .....sebagai balasannya .... kamu kunci pintu kamarmu


Waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil .... sebagai balasannya .... kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya


Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting .... sebagai balasannya .... kamu pakai telpon nonstop semalaman


waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA .... sebagai balasannya .... kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi


Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama ..... sebagai balasannya .... kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen


Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya "Darimana saja seharian ini?".... sebagai balasannya .... kamu menjawab "Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang"


Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu .... sebagai balasannya .... kamu bilang "Aku nggak mau seperti kamu"


Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulusperguruan tinggi .... sebagai balasanmu .... kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri


Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumahbarumu .... sebagai balasannya .... kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu


Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanyatentang rencana di masa depan ..... sebagai balasannya .... kamu mengeluh "Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu"


Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu .... sebagai balasannya .... kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km


Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawatbayimu .... sebagai balasannya ..... kamu katakan "Sekarang jamannya sudah beda"


Waktu kamu berumur 40 tahun, dia menelponmu untuk memberitahu pesta salahsatu saudara dekatmu .... sebagai balasannya kamu jawab "Aku sibuk sekali, nggak ada waktu"


Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu .... sebagai balasannya .... kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang .... dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan .... dan itu menghantamHATIMU bagaikan pukulan godam


MAKA .....JIKA ORA NG TUAMU MASIH ADA ... BERIKAN LAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI
JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA ....
INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTA NYA YANG TELAH DIBERIKAN NYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU

I LOVE U MOTHER

Surat cinta Sum

Ini ada email surat putus cinta dari seorang TKW denganexpatriate yang kerja di petronas.
Sum, bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya seorang bule dari Amerikabernama Robbie akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Sum menulissurat dengan berbekal pengetahuan bahasaInggris & kamus tebal.

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
(hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu)

I WANT TO CUT CONNECTION US
(SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA)

I have think this very cook cook
(saya telah memikirkan hal ini masak-masak)

I know my love only clap half hand
(saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyesand head myself (sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur dIkota dengan mata kepala sayasendiri)

You always ask apology back back times
(kamu selalu minta maaf berulang ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(sekarang saya tahu kamu benar benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(jadi, saya putuskan hubungan dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebihbesar dari saya)

But I still will not go far far from here
(namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don ' t want you play play with myliver
(saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about your body
(saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don ' t want to sick my liver for twotimes
(saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie
(selamat jalan, Robbie)

Girl friend of your liver
(kekasih hatimu)

Sumiyati

TERNYATA ROKOK TIDAK BERBAHAYA

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok dan menakutinya, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya. Kemudian para pakar sepakat untuk membuktikannya dengan mengambil dari beberapa hikayat pada zaman dahulu kala di mana pada waktu itu nenek moyang kitapun telah membuktikannya melalui beberapa percobaan, buktinya seperti cerita di bawah ini....

* * * * *
Pada zaman dahulu kala, ada tiga orang dokter. Mereka selalu bersama kemana saja mereka pergi. Tapi ketiga-tiganya memiliki kegemaran berlainan.
- dr. Ali (suka main perempuan) - dr. Benu (suka minum minuman keras) - dr. Cono (suka segala jenis rokok)

Suatu hari ketiga sahabat ini berjalan jalan tanpa tujuan. Tiba-tiba ketiganya bertemu dengan sebuah ketel/kendi (seperti cerita Aladin). Lalu salah seorang mengambilnya lalu meng-gosok2kan ketel tersebut. Sejurus kemudian asap keluar dari corong ketel tersebut dan secara perlahan berganti menjadi satu makluk yang menyeramkan yakni sesosok jin yang ganas. Lalu jin tersebut tertawa: "Ha ha ha..." dan berkata, "Akulah Jin Ifrit!"

Karena kamu telah membebaskan aku dari ketel itu maka aku akan tunaikan apa saja permintaan kamu sekalian. Ketiga sahabat yang pada mulanya panik dan takut menjadi gembira lalu termenung dan berpikir tentang peluang dan kemauan masing-masing yang mungkin hanya sekali mereka jumpai dalam hidup mereka. Lalu mereka memilih kemauan mengikuti kegemaran masing-masing.

Berkatalah Ali, "Aku mau perempuan-perempuan muda dari berbagai bangsa di seluruh dunia dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."

Pufff .........! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan Ali.

Berkata Beno, "Aku mau semua jenis arak dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."

Pufff ........! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan Benu.

Berkata pula Cono, "Aku mau semua jenis rokok dari seluruh dunia untuk bekal selama sepuluh tahun dan letakkan dalam sebuah gua tertutup dan jangan ganggu aku selama 10 tahun."

Pufff .........! dengan sekejap mata jin itu menyempurnakan permintaan Cono.

Setelah genap 10 tahun, maka jin tersebut muncul kembali untuk membuka pintu gua masing-masing sebagaimana yang dijanjikan.
Maka jin tersebut pergi membuka pintu gua si Ali,
ketika dibuka maka keluarlah si Ali dengan keadaan kurus kering,
berdiri pun tidak bisa karena tidak sanggup untuk menggerakkan lutut sebab hari-hari hanya memuaskan nafsu dengan perempuan.
Tiba-tiba si Ali pun jatuh ke tanah lalu mati !!

Setelah itu jin tersebut pergi ke gua si Benu, ketika pintu dibuka maka keluarlah si Benu dengan perut yang sangat buncit karena hari-hari mabuk-mabukan. Jalan pun terhuyung-huyung.
Tiba-tiba si Benu pun jatuh ketanah lalu mati !!

Setelah itu jin pergi ke gua si Cono dan membuka pintu gua.
Tiba2 si Cono keluar dalam keadaan sehat walafiat
dan terus MENAMPAR si jin.

Sambil memaki si jin ia berkata:
"JIN BODOH ....!!! KOREKNYA MANA ... ??"
* * * * *

Safety Lesson-nya :
"Rokok TIDAK BERBAHAYA sepanjang tidak ada koreknya(apinya)

Buat renungan bersamaDi

sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiapharinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya" .Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.Setelah wafatnya Rasulullah SAW praktis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat te rdekat Rasulullah SAW yakni Abubak ar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?".* Aisyah RA menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja".
"Apakah Itu?", tanya Abubakar RA. "Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana ", kata Aisyah RA.Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil enghardik, "Siapakah kamu ?".
Abubakar RA menjawab, "Aku orang yang biasa." "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku" , ban tah si pengemis buta itu."Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku", pengemis itu melanjutkan perkataannya.Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW".Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian?Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... "Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.Nah, wahai saudaraku, bolehkah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW?Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak boleh kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.Pengemis yang buta itu lagikan mengetahui orang yang biasa mendatanginya selalu, tidakkan sama dari yang biasa.